Apa Perbedaan Asuransi Umum Dengan Asuransi Jiwa

Apa Perbedaan Asuransi Umum Dengan Asuransi Jiwa

Tentu Kamu pernah mendengar beberapa jenis asuransi yang ada di Indonesia. Misalnya asuransi jiwa, asuransi mobil, asuransi rumah, asuransi kesehatan, asuransi travel, dan asuransi-asuransi lainnya. Secara garis besar asuransi dapat dibedakan menjadi 2 yaitu asuransi jiwa dan asuransi umum. Asuransi jiwa dan asuransi umum/kerugian tidak bisa disatukan karena memiliki sistem yang berbeda.

Pada Asuransi Jiwa Ada sistem jaminan yang berupa nilai santunan bila sesuatu terjadi pada Kamu. Kejadian yang menimpa keselamatan jiwa Kamu dari resiko cacat hingga meninggal dunia. Nilai premi Asuransi jiwa dinilai dari kondisi fisik tertanggungnya. Contohnya seperti usia,  penyakit yang diidap dan juga pola hidup. Apakah tertanggung merokok atau tidak, peminum alkohol atau bukan, dsb.

Premi

Premi asuransi jiwa biasanya berlangsung lama dan bervariasi ada yang 10 tahun, 20 tahun, dsb. Kamu wajib membayar sejumlah premi setiap tahunnya selama periode asuransi itu berlangsung. Tujuannya untuk membuat polis asuransi Kamu tetap aktif dan berlaku. Jika sesuatu terjadi pada diri Kamu, selama polis asuransi jiwa Kamu masih aktif, maka Asuransi akan memberikan santunan. Santunan dengan nilai maksimal seperti yang telah dijanjikan dan disepakati di dalam polis. Apabila Kamu memiliki lebih dari satu asuransi jiwa, Kamu bisa melakukan klaim keseluruh Asuransi jiwa yang Kamu miliki. Ketika hingga masa akhir periode asuransi Kamu tidak pernah mengajukan klaim, maka premi yang telah Kamu kumpulkan selama bertahun-tahun akan dikembalikan 100% atau lebih oleh pihak asuransi. Hal ini juga berlaku untuk asuransi pendidikan.

Indemnity

Sedangkan asuransi umum/kerugian memiliki sistem jaminan yang disebut ganti rugi (indemnity). Jenis asuransi ini akan hanya akan memberikan jaminan atas kerugian yang terjadi pada Kamu. Periode asuransinyapun lebih singkat dibanding dengan asuransi jiwa, biasanya asuransi umum/kerugian hanya memiliki periode selama setahun, kecuali untuk asuransi-asuransi tertentu seperti asuransi travel dan cargo yang hanya menjamin selama aktifitas tersebut berlangsung.

Dan jika Kamu memiliki lebih dari satu asuransi yang menjamin hal yang sama, misalnya Kamu memiliki 2 polis asuransi mobil dan mobil Kamu mengalami kecelakaan, maka Kamu tidak bisa mengajukan double klaim. Namun asuransi-asuransi yang menjamin kendaraan Kamu akan memberlakukan sistem kontribusi antar sesama asuransi yang totalnya penggantiannya sesuai dengan jumlah klaim yang terjadi pada mobil Kamu. Dan pada akhir periode polis asuransi Kamu, premi Kamu tidak akan dikembalikan, meskipun Kamu tidak pernah melakukan klaim. Karena premi Kamu dianggap telah digunakan untuk membayar jaminan yang diberikan oleh asuransi selama satu tahun periode polis tersebut.

Baik asuransi jiwa maupun asuransi kerugian memiliki manfaat sendiri bagi kehidupan Kamu. Sangat disarankan bagi Kamu untuk memiliki perlindungan asuransi. Karena dengan berasuransi artinya Kamu telah menjamin kondisi keuangan Kamu dimasa depan. Antisipasi sesuatu yang tidak dinginkan, entah itu musibah yang menimpa asset Kamu, ataupun yang membahayakan keselamatan jiwa Kamu, dan orang-orang yang Kamu kasihi.

About admin

Check Also

Inilah Cara Mengecek Asuransi Mobil Mudah dan Cepat!

Asuransi mobil juga sama pentingnya seperti asuransi lain. Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap remeh …